Artikel

Membangun Semangat Jiwa Wirausaha Mahasiswa di Masa Pandemi.

Membangun Semangat Jiwa Wirausaha Mahasiswa di Masa Pandemi

Sumber : https://simplenews05.blogspot.com/2018/10/ciri-ciri-orang-yang-memiliki-jiwa.html?m=1

Sejak dikonfirmasinya Covid-19 pada akhir tahun 2019 dan telah menyebar keseluruh dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang merasakan dampak dari adanya pandemi Covid-19. Salah satu aspek yang dapat dilihat yakni pada sektor perekenomian masyarakat. Adanya Pandemi ini membuat perekonomian indonesia menurun 5%. Selain itu sektor perdagangan dan investasi juga pariwisata serta UMKM dan juga usaha kecil dan menengah juga usaha industri retail/pemasaran meliputi semua aktifitas yang melibatkan penjualan barang secara langsung kepada konsumen (Hanoa, 2020). Adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah di keluarkan oleh pemerintah tentunya berdampak pada perekonomian, (terganggunya produksi barang dan jasa), sektor agama, kebudayaan dan pendidikan, dimana proses pembelajaran dilakukan secara daring. Berwirausaha merupakan solusi yang tepat dalam mengatasi dampak-dampak tersebut terkusus pada sektor perekonomian. Aktivitas berwirausaha dapat dilakuakan oleh siapa saja tak terkecuali Mahasiswa.

Dewasa kini mahasiswa sejatinya dituntut bukan hanya mampu dalam akademik. Mahasiswa sejak kini juga perlu dibekali pengetahuan tentang berwirausaha. Wirausahan adalah seorang atau individu yang mendobrak system ekonomi ekonomi yang ada serta mampu menggerakkan perekonomian masyarakat untuk menuju lebih baik di masa mendatang. Menurut Yuyus (2010), kewirausahaan adalah seseorang yang memiliki sifat, watak, dan ciri-ciri yang melekat pada dirinya serta mempunyai keinginan keras dalam mewujudkan gagasan, berfikir inovatif untuk menciptakan usaha dan dapat mengembangkannya dengan sunguh-sungguh. Kewirausahaan merupakan suatu proses, pembentukan atau pertumbuhan suatu bisnis atau peluang usaha yang baru memiliki orientasi pada perolehan laba, dengan menciptakan nilai produk atau jasa baru kreatif dan inovatif. Kewirausahaan juga merupakan salah satu faktor yang dapat merangsang peningkatan perekonomian Indonesia karena memiliki beberapa alasan, diantaranta dapat meningkatkan produktifitas masyarakat, menggairahkan roda perekonomian nasional, mengembangkan kreatifitas dan kemampuan masyarakat sehingga tidak bergantung kepada pemerintah dan juga dapat meningkatkan devisa serta menarik investor negara asing untuk menamkan modalnya di Indonesia (Putra, 2018). Dengan demikian terbentuknya jiwa wirausaha mahasiswa sangat diperlukan.
Jiwa wirausaha adalah seseorang yang telah berfikir untuk kemandirian dalam mencari sebuah sumber penghasilan dengan membuka peluang usaha ataupun menyalurkan kreatifitas yang dimilikinya sebagai lahan untuk mencari penghasilan. Jiwa kewirausahaan seseorang tertanam sejak adanya kesadaran untuk menghasilkan profit sehingga seseorang yang memiliki keterampilan dalam mebuat atau menciptakan sesuatu hal seperti barang atau jasa yang dapat dijual, membuat sesorang akan belajar untuk lebih mandiri, berfikir kritis, inovatis dan maju untuk kedepannya. Seseorang tentunya akan berfikir tentang bagaimana mengolah hasil dari keterampilan yang dimiliki sebagai bahan pembelajaran yang telah dilakukan untuk dijadikan sebuah produk barang atau jasa untuk di jual (Binus University).
Semangat dalam berwirausaha juga sangat diperlukan sehingga dalam melakukan pekerjaan dapat lebih giat bersungguh-sungguh sehingga demikian pekerjaan yang dilakukan dapat terselesaikan lebih cepat dan lebih baik. Semngat dalam melakukan pekerjaan tentunya juga memberikan dampak positif terhadap pekerjaan yang dilakukan. semangat kewirausahaan adalah sikap unggul, pantang menyerah yang timbul dari dalam diri, jiwa pemberani dan memiliki motivasi yang tingi dalam berwirausaha (Yusuf, 2016).
Menurut Rusdiana (2018), manfaat wirausaha secara terperinci, yaitu: (1) membuka daya tambah tenanga kerja bagi pengangguran; (2) sebagai penggerak pembangunan lingkungan, bidang produksi, distribusi, serta pemeliharaan lingkungan, kesejahteraan dan sebagainya; (3) sebagai contoh bagi mahasiswa lain, yang dapat diteladani karena seorang wirausaha memiliki watak terpuji, jujur, benari, dan hidup tidak merugikan orang; (4) menghormati hukum serta aturan yang berlaku; (5) dapat membantu sesama dalam pembangunan sosial, sesuai kemampuannya; (6) mendidik pekerjanya untuk lebih mampu menjadi mandiri, disiplin, jujur, tekun dalam menyelesaikan pekerjaan; (7) memberikan contoh mengenai cara bekerja keras serta tidak melupakan perintah agamat dan tetap dekat kepada tuhan; (8) hidup secara efisien tidak berfoya foya serta tidak boros; (9) memelihara keserasian dalam pergaulan dan kebersihann lingkungan.
Pada masa pandemic ini semangat jiwa wirausaha mahasiswa sangatlah diperlukan baik untuk kemapanan diri sendiri maupun kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Dengan memiliki jiwa wirausaha, mahasiswa secara tidak langsung belajar menanamkan sikap kemandirian, kreativitas, berani tampil, pantang menyerah, dan memahami hukum dalam dirinya. Selain itu, mahasiswa juga dapat menjadi pemuda bangsa yang berkontribusi pada perkembangan prekonomian baik daerah maupun negara, dengan menciptakan dan membuka lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam dunia perkuliahan banyak event atau lomba mengenai kewirausahaan salah satunya PKM/K (Program Aktivitas Mahasiswa/Kewirausahaan). Dalam lomba tersebut mahasiswa harus mengajukan karya tulis mengenai ide kewirausahaannya yang telah disusun sedemikian rupa sesuai dengan ketentuan dan lomba ini sudah berskala nasional. Dari kegiatan tersebut mahasiswa dapat memperluas relasi dengan mahasiswa dari kampus lain bahkan daerah lain, meningkatkan pengalaman dalam berintraksi sesama manusia/pelajar, dan mendapatkan bantuan dana untuk merealisasikan ide wirausaha jika kita menjadi pemenang serta dapat membanggakan kampus, daerah asal, dan keluarga.

Referensi:

Putra, B. P. (2018). Peningktan jumlah wirausahaan di Indonesia melalui kolaborasi akademisi-pelaku usaha-mahasiswa. Economicus, 12(1), 63-71.

Hanoatubun, S. (2020). Dampak Covid–19 terhadap Perekonomian Indonesia. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 2(1), 146-153.

Rusdiana, A. (2018). Kewirausahaan: Teori dan Praktek.
Yuyus, S., & Bayu, K. (2010). Kewirausahaan: Pendekatan karakteristik wirausahawan sukses. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Hal, 1-15.

Yusuf, A. A., & Hamzah, A. (2016). Pengaruh kepercayaan diri dan semangat kewirausahaan Terhadap minat menjadi wirausaha. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari’ah, 8(2).

Binus university (14 Juli 2019). Jiwa Kewirausahaan. https://binus.ac.id/entrepreneur/2019/07/04/jiwakewirausahaan/#:~:text=Jiwa%20wirausaha%20adalah%20jiwa%20kemandirian,uang%20itu%20penting%20dan%20seseorang

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close