Berita

LPM Penelaran UNM Menggelar Seminar Proposal Penelitan

 

 

 

LPM Penalaran UNM merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar yang bergerak dalam bidang  penelitian dan keorganisasian. Menjadikan penelitian sebagai roh dari lembaga, tentunya LPM Penalaran berkewajiban melakukan penelitian hal  ini telah diwadahi oleh Divisi Penelitian dan Pengembangan. Setiap tahunnya Divisi ini melaksanakan Kegiatan Pembahasan Proposal dan Instrumen Penelitian Lembaga. Tahun ini kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (30/3) pukul 09.00 WITA di gedung Geografi  Fakultas  Matematika dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar. Terdapat 8 Proposal Penelitian yang diseminarkan oleh seluruh Anggota Divisi Litbang dengan menggandeng Tim Peneliti yang dibentuk.

Pada kegiatan ini seminar dilakukan dalam 3 ruangan, setiap ruangan mewakili tiap skim yang masing-masing adalah Sains, Teknologi dan pendidikan serta Sosial Humaniora. Mekanisme dari kegiatan ini adalah presentasi dari tim peneliti, tanggapan dari penanggap ahli, sepatah kata dari dosen pembimbing dari setiap tim peneliti dan pemberian materi oleh pemateri ahli dari tiap skim. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya konsep Seminar Proposal tahun sedikit  berbeda, dimana sebelumnya terdapat penanggap ahli dan penanggap umum, konsep tahun ini penanggap umum tergabung sebagai penanggap ahli yang merupakan semua peserta forum yang hadir. Penanggap ahli sendiri merupakan Alumni dan Anggota LPM Penalaran UNM.

Risma, Ketua Divisi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) LPM Penalaran UNM Periode 2018/2019 mengungkapkan “Kepengurusan tahun ini terdapat 8 penelitian yang masuk pada tahap pembahasan proposal dan instrumen penelitian,  yakni 2 dari skim sains,  1 skim teknologi, 2 skim pendidikan dan 3 skim sosial humaniora. Harapannya semua penelitian dapat diselesaikan dan dapat diterapkan pada masyarakat”.

Wahyudin, Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2018/2018 berharap. “Dengan dilaksanakan pembahasan proposal dan instrumen hasil penelitian ini semoga dapat menjawab permasalahan yang ada di masyarakat dan dapat dijadikan solusi. Sejatinya penelitian bisa diimplementasikan ke masyarakat. Dengan diadakannya agenda pembahasan proposal dan instrumen penelitian ini semoga tim peneliti bisa mendapat saran dari penanggap ahli dan pemateri ahli agar membantu dalam penelitian lapangan nantinya”.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close