Artikel

INVESTASI MASA PANDEMI

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa data realisasi investasi pada triwulan II tahun 2020 mencapai Rp 191,9 triliun serta data realisasi investasi sepanjang periode semester I tahun 2020 mencapai Rp 402,6 triliun. Pandemi COVID-19 pada tahun ini mengakibatkan dampak yang sistemik, terstruktur dan masif terhadap perekonomian dunia, termasuk perekonomian di Indonesia sehingga terjadi perlambatan kinerja pada tahun ini. Hampir semua sektor perekonomian terkena dampak karena pandemi sehingga banyak investor yang menarik modalnya dalam berinvestasi.

Seperti pada realisasi investasi selama triwulan II yang mengalami perlambatan sebesar 4,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp. 200,5 triliun. Meskipun begitu, pencapaian investasi pada saat semester I ini menyumbang 49,3% terhadap target capaian investasi pada tahun ini yang telah disesuaikan menjadi Rp. 817 T dan berhasil menyerap tenaga kerja baru Indonesia sebanyak lebih dari 500 ribu orang. Kinerja realisasi investasi Indonesia tercatat pada tahun ini mencapai Rp. 402,6 triliun, terdiri atas PMA sebesar Rp. 195,6 triliun dan PMDN sebesar Rp 207,0 triliun. Kinerja tersebut berhasil menyerap 566.194 orang tenaga kerja Indonesia. (BKPM,2020).

img source: unsplash.com/photos/EMPZ7yRZoG

Tips investasi disaat pandemi yaitu ketahui dulu instrumen investasi yang tepat dan memiliki kinerja positif dan stabil pada beberapa bulan belakangan ini. Maksudnya kinerja positif yaitu tidak mengalami penurunan yang terlalu tajam dalam segi harga saham. Jika kamu menemukan jenis investasi yang riwayatnya negatif beberapa minggu atau bulan sebelumnya hindari dan pilih investasi di bidangĀ  lain.

Menurut Koinworks, investasi yang aman di beberapa sektor dibawah tanpa khawatir terkena dampak COVID-19 yaitu:

  1. Surat Utang Negara (SUN)

Surat Utang Negara berupa surat yang berharga dan berbentuk surat pengakuan utang yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh negara dengan masa berlaku yang sudah disepakati. Jenis investasi ini adalah investasi yang dikeluarkan pemerintah yang terbilang aman dan dijamin oleh negara. investasi yang cocok untukmu disaat pandemic ini adalah Obligasi Negara yang meliputi Savings Bond Ritel (SBR), Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Sukuk Ritel.

  1. Properti

Sektor properti dengan tipe sederhana merupakan aset jangka panjang yang memiliki harga tinggi kedepannya. Sifatnya yang non likuid dan barang tetap membuat investasi properti cocok dipilih ketika kamu berada di tengah ketidakstabilan ekonomi karena pandemi seperti sekarang ini.

  1. Logam Mulia

Harga emas relatif stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh pandemi, bahkan kian mengalami kenaikan di atas inflasi. Investasi emas memiliki risiko yang sangat kecil dan untung yang lumayan besar serta merupakan investasi yang bisa dilakukan jangka panjang. Selain itu, pada investasi ini tidak rumit karena kita hanya perlu menerapkan system jual beli dalam penerapannya. berinvestasi emas pada tahun ini sudah sangat mudah kita tidak perlu membeli emas secara konvesional dan menjualnya lagi saat harganya naik karena sudah ada investasi emas secara online dengan harga emas kompetitif. Salah satunya melalui KoinGold dari KoinWorks.

  1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah salah satu investasi yang tergolong aman untuk dipilih di situasi pandemic saat ini. Kinerjanya yang cenderung positif dan lumayan stabil pada akhir akhir ini sehingga potensi untuk rugi terbilang sedikit meskipun mungkin keuntungannya tidak terlalu besar.

 

Mengejar keuntungan yang sebesar besarnya dalam berinvestasi boleh-boleh saja. Tapi ingat dalam mengontrol diri dengan tetap memilih yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Jangan sampai kalap dalam menginvestasikan dana kamu tanpa mengenal produk investasi tersebut dengan baik dan mengenal level risikonya karna untung satu kali. Jadi jangan hanya tau untungnya saja, tapi kenali juga risiko, aturan dan prosedurnya dengan baik. Jangan sampai karena sembarangan pilih jenis investasi apalagi adaanya pandemi semakin memperbesar resiko dalam investasi.

 

REFERENSI :

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (10 September 2020). Indonesia Tetap Optimis, Investasi Penyokong Ekonomi Kala Pandemi COVID-19. Dikutip dari https://www.bkpm.go.id/id/publikasi/siaran-pers.

Koinworks. (10 September 2020). Jangan Ragu Investasi Saat Pandemi, Ini Strateginya. Dikutip dari https://koinworks.com/blog/tips-investasi-saat-corona/.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close