Artikel

DIGITAL INFLUENCER SEBAGAI STRATEGI DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN DAN PERILAKU KONSUMEN

DIGITAL INFLUENCER SEBAGAI STRATEGI DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN DAN PERILAKU KONSUMEN

Sumber : https://www.skybounddigital.com/connect-brand-influencers/

Perilaku konsumen merupakan tindakan dan hubungan sosial yang bertujuan untuk menilai, mendapatkan dan menggunakan barang atau jasa melalui proses pertukaran atau pembelian yang berawal dari pengambilan keputusan yang menentukan tindakan atau langkah-langkah yang dilakukan konsumen baik perorangan, kelompok ataupun organisasi (Murdoyo, 2014).

Pada dasarnya  perilaku konsumen ada untuk memahami apa yang dilakukan konsumen dan mengapa melakukannya. Perilaku konsumen memiliki pengaruh dalam keputusan pembelian konsumen dan sebuah keputusan dapat berpengaruh terhadap keputusan yang lain. Dalam perilaku konsumen, pengambilan keputusan dapat berupa berbagai jenis. Keputusan konsumen ini merupakan hasil untuk pemecahan masalah yang dihadapi terkait dengan pemenuhan kebutuhan dengan cara pembelian suatu produk, untuk mengambil sebuah keputusan maka seorang konsumen membutuhkan informasi-informasi terkait produk yang diinginkan dan akan melakukan upaya-upaya dalam memperoleh informasi tersebut, bisa berupa dengan membaca review di internet ataupun pengalaman konsumen lain yang membeli produk dengan jenis yang serupa.  Menurut kotler dan keller (2009) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku keputusan pembelian konsumen meliputi faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor psikologis, dalam hal ini faktor sosial termasuk didalamnya tentang kelompok referensi/acuan.

Di era digital ini promosi banyak dilakukan dalam mempengaruhi perilaku dan keputusan pembelian konsumen, penggunaan digital influencer merupakan fenomena promosi yang kerap dilakukan dimedia sosial khususnya instagram dan youtube. (Hanindharputri dan putra, 2019) dalam penelitiannya mendefinisikan influencer sebagai seseorang yang berpengaruh terhadap orang lain dan mendorong orang lain  untuk mengambil keputusan pembelian berdasarkan dari pengalaman pembeliannya, penggunaan influencer tersebut adalah sebagai strategi pemasaran sebuah brand untuk menyampaikan tujuan brand tersebut ke target konsumennya. Dalam penelitian yang dilakukan oleh (Putlia & Thioanda, 2020) pada salah satu akun youtube influencer Ria Sw memperoleh hasil penelitian dari seluruh informan yang merupakan mahasiswa generasi millenial memberikan pernyataan yang relatif sama bahwa dengan adanya digital influencer tersebut dapat mempengaruhi serta merubah pola perilaku mereka termasuk dalam promosi dan pemilihan produk serta keputusan pembelian terhadap produk khususnya pada akun tersebut.

Pemasaran dengan menggunakan influencer dinilai menjadi salah satu strategi terbaik dalam hal menarik calon konsumen saat melakukan pemasaran di media sosial dengan menggunakan followers yang dimiliki oleh influencer tersebut. Citra merek dapat dibangun oleh seorang influencer dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan brand endorse artis atau publik figur.  Untuk memilih influencer biasanya dinilai dari kemampuan, tingkat keahlian, popularitas dan reputasinya. Oleh karena itu untuk menggunakan seorang influencer sebagai strategi dalam pemasaran suatu produk, sangat dianjurkan sebuah perusahaan untuk bersikap loyal terhadap influencer dengan membangun hubungan yang baik dan lebih dalam bukan hanya dalam hal menjelaskan produk dari perusahaan namun juga kepada informasi serta fasilitas khusus yang diperoleh terhadap produk baru ataupun proses dibelakang layar terhadap produk yang dipromosikan, dalam memilih influencer perlu pula memperhatikan beberapa hal yaitu kembali pada konsep segmentasi, sasaran atau targetting dan penempatan atau positioning dari target konsumen yang di inginkan (Hariyanti & Wirapraja, 2018).

Dari uraian mengenai digital influencer tersebut dapat menjadi strategi dalam mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan keputusan pembelian terhadap suatu produk atau brand. Digital influencer memiliki kemampuan dalam mempengaruhi, mengubah opini secara virtual di berbagai platform media sosial, pendapat mereka mempunyai dampak terhadap reputasi sebuah produk atau brand.

 

Referensi

Hanindharputri, M. A., & Putra, I. K. A. M., (2019). Peran Influencer dalam Strategi Meningkatkan Promosi dari Suatu Brand. Seminar Nasional Sandyakala. 335 – 343

Hariyanti, N. T., & Wiraprja, A. (2018). Pengaruh Influencer Marketing sebagai Strategi Pemasaran Digital Era Modern. Jurnal Eksekutif. Vol 15. No 1 : 133 – 146.

Kotler, P dan Kevin Lane Keller. (2009). Manajemen Pemasaran. Edisi Ketiga Belas.Jilid 1.Jakarta : Erlangga Murdoyo, Totok. (2014). “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Produk Sepatu Futsal Merk Adidas pada Pelanggan Lapangan Futsal GOR Surya di Boyolali”. Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Putlia, Grace., & Thioanda, N. N. (2020). Munculnya Digital Influencer Merubah Perilaku Konsumen Pada Promosi Produk, Pemilihan Produk, dan Keputusan Pembelian Generasi Milenial: Studi Pada Akun YouTube Ria SW. Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis. Vol 3. No 1 : 39 – 50.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close