Ringkasan Penelitian

Pengaruh Faktor Kegunaan dan Kemudahan Teknologi terhadap Minat Penggunaan E- Money pada Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar

Judul Penelitian:

Pengaruh Faktor Kegunaan dan Kemudahan Teknologi terhadap Minat Penggunaan E- Money pada Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar


Tahun Penelitian:

2017


Nama Peneliti:

M Yahya, Indah Lestari Anwar, Nidrah, Ida Ainul Mardia, Siti Nurhalisa


Latar Belakang:

Pendidikan menduduki posisi sentral dalam pembagunan nasional karena sasarannya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Namun hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2012, Indonesia berada pada peringkat ke-64 negara di dunia dalam kemampuan Matematika dan Sains. Selain itu berdasarkan data dalam Education For All (EFA) Global Monitoring Report menyatakan bahwa  “The Hide Crisis Armed Conflict And Education” yang dikeluarkan organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) di New York,  indeks pembangunan pendidikan dan Eduction Development Index (EDI) berdasarkan tahun 2008 adalah 0,934. Nilai itu menempatkan Indonesia di posisi ke-69 dari 127 negara di dunia (Kompas.com, 2011) berdasarkan data tersebut indonesia masih memiliki nilai pendidikan yang tergolong rendah. Hal tersebut membuat Indonesia melakukan berbagai inovasi dalam dunia pendidikan salah satunya adalah penerapan full day school (sekolah sehari penuh). Perbedaan antara sistem full day school dengan regular secara mendasar terletak pada lama waktu belajarnya namun sistem kurikulum yang diterapkan pada keduanya menggunakan sistem kurikulum yang sama.

Berdasarkan hasil observasi Tim Peneliti kebeberapa sekolah di Makassar, sistem pendidikan yang diterapkan di Makassar terkhusus Sekolah Menengah Pertama (SMP) terbagi menjadi dua yakni sekolah yang menerapkan sistem full day school dan sekolah yang menerapkan sistem reguler. Adapun SMP yang dijadikan sebagai objek penelitian adalah SMPN 3 Makassar dan SMPN 27 Makassar, tim peneliti memilih sekolah tersebut karena telah menerapkan full day school sejak awal semester genap tahun ajaran 2016/2017 sehingga hasil belajar mereka sudah dapat untuk dijadikan data nilai perbandingan. Pertimbangan lainya yaitu dari segi akreditasi dan antara SMP 3 Makassar dan 27 Makassar  memiliki akreditasi yang sama dan jumlah siswa kelas VIII yang berimbang. Perbedaannya hanya terletak pada lama waktu belajar. Sedangkan matapelajaran yang dijadikan perbandingan yaitu Mata pelajaran IPA dengan karena merupakan salah satu mata pelajaran  yang  dianggap sulit oleh siswa. Selain itu,  IPA merupakan bidang studi yang diujiankan dalam Ujian Nasional.


Tujuan Penelitian:

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:

  1. Untuk mengetahui apakah faktor kegunaan teknologi berpengaruh terhadap minat penggunaan Elektronik Money mahasiswa ekonomi pembangunan.
  2. Untuk mengetahui apakah faktor kemudahan teknologi berpengaruh terhadap minat penggunaan Elektronik Money mahasiswa ekonomi pembangunan.
  3. Untuk mengetahui apakah faktor kegunaan dan kemudahan teknologi berpengaruh terhadap minat penggunaan Elektronik Money mahasiswa ekonomi pembangunan secara parsial.

Metodologi penelitian:

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi Desain penelitian yang digunakan adalah deskripsi komparatif, desain penelitian yang difokuskan untuk membandingkan suatu variabel dari dua kelompok populasi yang dianalisis secara deskriptif.

Desain Penelitian

Variabel Bebas

Variabel bebas merupakan variabel yang memengaruhi atau yang menjadi sebab timbulnya variabel dependen (Sugiyono,2014). Variabel bebas yang dimaksud adalah kegunaan dan kemudahan.

Variabel terikat

Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi karena adanya pengaruh variabel bebas (Sugiyono,2014). Variabel terikat yang dimaksud adalah minat penggunaan Electronic Money.

Populasi dan sampel

Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono,2016). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa(i) ekonomi pembangunan Universitas Negeri Makassar dengan jumlah 525 mahasiswa.

Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan pengukuran skala likert. Peneliti penggunakan teknik ini untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang tentang fenomena sosial. Skala yang digunakan terdiri dari dua item pernyataan yaitu favorable dan unfavorable. Item favorable terdiri dari sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Skor item setiap pernyataan yaitu sangat setuju = 4 setuju = 3 , tidak setuju = 2, dan sangat tidak setuju = 1.

Teknik analisis data

A. Analisis Statistik Inferensial

Analisis statistik inferensial adalah analisis statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel, dan hasilnya akan di generalisasikan (inferensial) untuk populasi dimana sampel diambil.

  1. Uji Asumsi

Uji asumsi adalah salah satu syarat dalam melakukan analisis statistik parametrik. Untuk melakukan analisis data dalam pengujian asumsi menggunakan aplikasi SPSS versi 21.

2. Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah sampel dan fungsi distribusi kumulatif hasil pengamatan yang diambil berdistribusi normal.

3. Uji Linearitas

Uji Linearitas adalah suatu prosedur yang digunakan untuk mengetahui status linear tidaknya suatu distribusi data penelitian. Pada uji linearitas diharapkan harga F Empirik dalam distribusi data lebih kecil daripada F Teoritik,yang berarti bahwa dalam distribusi data yang diteliti memiliki bentuk yang linear (Winarsunu,2002). Uji Linearitas digunakan untuk mengetahui hubungan variabel X dan variabel Y. Adapun hubungan dinyatakan linear menurut Hadi (2002) adalah jika:

  • Nilai signifikansi (Combinated) < 0,1
  • Nilai signifikansi Linerity < 0,1
  • Nilai signifikansi Deviation from Linearity > 0,1

4. Uji Multikolinieritas

Pengujian multikolinieritas digunakan untuk menunjukkan bahwa diantara variabel independen tidak terjadi korelasi yang kuat atau terjadi masalah multikolinieritas. Apabila nilai tolerance  dan VIF masing-masing variabel independen terlihat bahwa nilai tolerance masing-masing variabel diatas 0,1 dan nilai VIF dibawah 10, maka diantara variabel independen tidak terjadi multikolinieritas.

B. Analisis Regresi Sederhana

Analisis regresi sederhana adalah sebuah pendekatan yang digunakan untuk mendefinisikan hubungan linier antara satu variabel prediktor (independent, X) dan satu variabel respon (dependent, Y). Di dalam penelitian  ini akan dilakukan analisis faktor untuk meringkas 3 indikator mengenai kinerja. Setelah itu,dilakukan proses analisis faktor, sehingga dapat ditentukan faktor baru dan kemudian dilakukan analisis regresi. Analisis regresi dilakukan untuk mengetahui hubungan baru yang didapat dari analisis faktor terhadap kepuasan anggota. Untuk menganalisis data akan digunakan aplikasi SPSS versi 21.

  1. Uji t

Uji t bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing-masing variabel dependen dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 21. Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut:

Menentukan hipotesis

  1. Ho: Variabel independen (X) secara individual tidak mempengaruhi variabel dependen (Y).
  2. Ha : variabel independen (X) secara individual mempengaruhi variabel dependen (Y).

Membuat kesimpulan

  • Apabila t hitung memiliki nilai signifikansi ≤ 0,1, maka Hoditolak dan H1diterima . Artinya variabel independen secara individual mempengaruhi variabel dependenET9
  • Apabila t hitung memiliki nilai signifikansi > 0,1 Hoditerima dan H1 Artinya variabel independen secara individual tidak mempengaruhi variabel dependen.

Hasil dan pembahasan

  1. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variabel kemudahan (X1) dan kegunaan (X2) terhadap minat penggunaan Electronic Money di kalangan mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar (Y). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi minat penggunaan Electronic Money di kalangan mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar.
  2. Pengaruh variabel kemudahan (X1) terhadap minat (Y).

Nilai koefisien variabel kemudahan 0,134 berarti setiap kenaikan variabel kemudahan satu satuan maka minat penggunaan Electronic Money akan naik sebesar 0,134 dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap. Nilai t hitung sebesar 2,359. Nilai t positif menunjukkan bahwa variabel kemudahan mempunyai hubungan yang searah dengan minat.

Pengujian Hipotesis:

H0 : Tidak ada pengaruh secara signifikan antara variabel kemudahan dengan minat.

H1 : Ada pengaruh secara signifikan antara variabel kemudahan dengan minat.

Kriteria pengujian (berdasarkan nilai signifikansi

Jika nilai > α 0,05 maka H0 diterima

Jika nilai < α 0,05 maka H1 diterima

Berdasarkan tabel Coefficientsa diperoleh nilai Sig. Sebesar 0,021 < 0,05 maka secara statistic H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pada taraf kepercayaan 95 %, variabel kemudahan berpengaruh secara signifikan terhadap minat penggunaan Electronic Money di kalangan mahasiswa Ekonomi Pembangunan.

  1. Pengaruh variabel kegunaan (X2) terhadap minat penggunaan (Y)

Nilai koefisien kegunaan sebesar 0,050 berarti setiap kenaikan variabel kegunaan satu satuan maka minat penggunaan akan naik sebesar 0,050 dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap. Nilai t hitung sebesar 0,355. Nilai t positif menunjukkan bahwa variabel kegunaan mempunyai hubungan yang searah dengan minat penggunaan.

Pengujian Hipotesis:

H0: Tidak ada pengaruh secara signifikan antara kegunaan dengan minat penggunaan.

H1: Ada pengaruh secara signifikan antara kegunaan dengan minat penggunaan.

Kriteria pengujian (berdasarkan nilai signifikansi)

Jika nilai Sig. > α 0,05 maka H0 diterima

Jika nilai Sig.  < α 0,05 maka H1 diterima

Berdasarkan tabel Coefficientsa diperoleh nilai Sig. Sebesar 0,724 > 0,05 maka dalam statistik H0 diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh secara signifikan antara variabel kegunaan dengan minat penggunaan.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terbukti variabel kemudahan dan kegunaan secara simultan mempengaruhi minat penggunaan Electronic Money. Sementara, variabel independen secara individual yaitu variabel kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan Electronic Money. Sedangkan, variabel kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan Electronic Money.


Kesimpulan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Makassar, maka dapat disimpulkan beberapa hal berikut:

  1. Variabel kemudahan dan kegunaan secara simultan mempengaruhi minat penggunaan Electronic Money.
  2. Variabel independen secara individual yaitu variabel kemudahan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan Electronic Money.
  3. Variabel kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan Electronic Money.

Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh beberapa kesimpulan mengenai minat penggunaan Electronic Money di kalangan mahasiswa Ekonomi Pembangunan, peneliti mengajukan beberapa saran yang dapat dijadikan rujukan untuk meningkatkan tingkat penggunaan Electronic Money sebagai berikut:

  1. Bagi perbankan, dalam hal peningkatan minat penggunaan Electronic Money sebaiknya lebih memperhatikan faktor kemudahan.
  2. Bagi peneliti, sebaiknya lebih mendalami bahan kajian dalam penelitian yang mempunyai bahan objek kajian yang sama.

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close