Artikel

Penelitian survei dan non survei

Penelitian survey dan non survey

Penelitian survey merupakan suatu penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang  berbagai aspek dari populasi yang jumlahnya besar dengan pengambilan sampel sejumlah kecil dari populasi tersebut dengan metode sampling tertentu. Secara umum penelitian survey dilakukan dengan cara sensus maupun sampling meskipun tujuan dan ruang lingkupnya berbeda. Informasi bisa didapatkan melalui observasi langsung, kuesioner atau angket serta gabungan teknik-teknik pengumpulan data tersebut. Hasil yang didapat dari suatu sampel yang dipilih dideskripsikan secara kuantitatif (angka-angka) dan melakukan generalisasi atau klaim-klaim terhadap populasi tersebut.

Survey merupakan salah satu jenis penelitian yang umum digunakan terutama dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, politik dan pemerintahan. Penelitian survey dibedakan  dari penelitian eksperimen, jika dalam penelitian eksperimen peneliti memberikan treatment (perlakuan) secara sadar untuk melihat efeknya terhadap variabel yang diteliti, maka dalam penelitian survey peneliti tidak dapat mempengaruhi variabel yang diteliti, melainkan hanya mengamati dan mencatat data apa adanya. Penelitian survey digunakan untuk mengetahui informasi terhadap gejala-gejala tanpa mengetahui hubungan sebab akibat terhadap gejala-gejala tersebut karena hanya menggunakan data yang ada untuk pemecahan masalah.

Emzir (2007). dalam bukunya menjelaskan bahwa terdapat 3 metode survei umum, diantaranya survei pos, wawancara personal, serta wawancara telepon. Selain itu, dalam melakukan rancangan penelitian survey juga terdapat tiga cara, yaitu rancangan lintas seksional (the croos-sectional design), rancangan sampel bebas suksesif (the succsessive independent samples design), dan rancangan longitudinal (the longitudinal design). Fokus rancangan lintas seksional adalah pendeskripsian karakteristik dari populasi pada satu titik waktu, sedangkan penelitian pada rentang waktu yang panjang memerlukan rancangan sampel bebas suksesif atau rancangan longitudinal, untuk menghindari masalah sampel suksesif yang tidak dapat dibandingkan maka biasanya yang lebih umum dan lebih disukai digunakan adalah rancangan longitudinal karena memungkinkan peneliti untuk menilai perubahan individu secara khusus.

Kelebihan dan kekurangan penelitian survey

Nasution (2008). dalam bukunya menjelaskan kelebihan dan kekurangan penelitian survey. Adapun kelebihan dalam penelitian survey antara lain:

  1. Penelitian survey biasanya melibatkan pengambilan sampel dalam jumlah yang besar. Hal ini dilakukan untuk mencapai generalisasi atau kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan. Metode sampling yang digunakan benar-benar dilakukan sescara hati-hati agar dapat mewakili populasi.
  2. Penelitian survey dapat dilakukan dengan teknik pengumpulan data yang beragam, baik melalui kuesioner yang disusun sendiri (sel-administered questionnaires); wawancara (interviews); review ringkasan terstruktur (struktured record review); dan observasi terstruktur (structured observation). Pengumpulan data juga bisa dilakukan melalui website atau internet yang pengolahannya dilakukan secara online selama alasan/ rasionalisasinya jelas.
  3. Penelitian surveyy dapat menerima atau menolak teori tertentu.
  4. Biaya survey relatif murah ditinjau dari banyaknya sampel yang diambil, terutama jika menggunakan angket yang dapat dikirimkan melalui pos atau internet.

Adapun kelemahan penelitian survey diantaranya sebagai berikut:

  1. Penelitian survey biasanya diperoleh data yang tidak dilakukan secara mendalam mengenai pendapat dan perasaan populasi, terutama jika hanya menggunakan angket.
  2. Pendapat populasi yang disurvey biasanya mengenai soal-soal yang mengandung unsur emosi dan politik yang sewaktu-waktu bisa berubah karena berbagai faktor.
  3. Tidak ada jaminan bahwa angket dijawab oleh seluruh sampel yang diambil. Besar kemungkinan terdapat perbedaan antara mereka yang menjawab dan yang tidak menjawabnya sehingga peneliti harus berusaha menganalisis dan menginterpretasikan hasil yang diperoleh dengan baik dan teliti untuk penarikan kesimpulan.

Daftar Pustaka;

Emzir. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif dan Kualitatif. Depok; Rajawali Pers.

Creswell John. 2014. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.

Nasution S. Metode research (Penelitian Ilmiah). Jakarta; Bumi Aksara.

Nesbary, D.K. 2000. Survey Research and the World wide web. Boston: Allyn & Bacon.

Sunyoto Danang. 2013. Metode dan Instrumen Penelitian Ekonomi dan Bisnis.Yogyakarta; CAPS.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close