Artikel

Penelitian dan Pengembangan (Research and development)

research and development

Pengertian penelitian Pengembangan menurut para ahli

Menurut Borg dan Gall menyebutkan bahwa penelitian pengembangan adalah mengembangkan suatu produk pendidikan. Menurut Sugiyono berpendapat bahwa penelitian dan pengembangan merupakan suatu metode yang digunakan untuk mendapatkan suatu hasil produk tertentu, serta menguji keefektifan dari produk tersebut. Sedangkan menurut Soenarto penelitian pengembangan bertujuan untuk menghasilkan dan mengembangkan prototipe, desain, materi pembelajarn, media, strategi, alat evaluasi pendidikan dalam pembelajaran (Kurniawan, 2017). Berdasarkan pendapat para ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penelitian pengembangan merupakan metode yang digunakan untuk menghasilkan suatu prodak tertentu seperti prototipe, desain, materi pembelajarn, media, strategi, alat evaluasi pendidikan dalam pembelajaran.

Tahapan Penelitian Pengembangan

Tahap-Tahap Research and Development menurut Borg & Gall dalam Haryati (2012) mengembangkan 10 tahapan dalam mengembangkan model, yaitu:

  1. Research and information collecting, seperti studi literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang dikaji, pengukuran kebutuhan, penelitian dalam skala kecil, dan persiapan untuk merumuskan kerangka kerja penelitian.
  2. Planning, merupakan penyusunan rencana penelitian yang berkaitan dengan permasalahan, penentuan tujuan yang akan dicapai pada setiap tahapan, desain atau langkah-langkah penelitian dan jika mungkin/diperlukan melaksanakan studi kelayakan secara terbatas;
  3. Develop preliminary form of product, yaitu mengembangkan bentuk permulaan dari produk yang akan dihasilkan. Contoh pengembangan bahan pembelajaran, proses pembelajaran dan instrumen evaluasi dalam pembelajaran.
  4. Preliminary field testing, yaitu melakukan ujicoba lapangan awal dalam skala terbatas, dengan melibatkan 1 sampai dengan 3 sekolah, dengan jumlah 6-12 subyek. Pada langkah ini pengumpulan dan analisis data dapat dilakukan dengan cara wawancara, observasi atau angket;
  5. Main product revision, yaitu melakukan perbaikan terhadap produk awal yang dihasilkan berdasarkan hasil ujicoba awal.
  6. Main field testing, ujicoba utama yang melibatkan khalayak lebih luas. Hasil yang diperoleh dari ujicoba tersebut dalam bentuk evaluasi terhadap pencapaian hasil ujicoba (desain model) yang dibandingkan dengan kelompok kontrol.
  7. Operational product revision, yaitu melakukan perbaikan/penyempurnaan terhadap hasil ujicoba lebih luas, sehingga produk yang dikembangkan sudah merupakan desain model operasional yang siap divalidasi;
  8. Operational field testing, yaitu langkah uji validasi terhadap model operasional yang telah dihasilkan. Dilaksanakan pada 10 sampai dengan 30 sekolah melibatkan 40 samapi dengan 200 subyek. Pengujian dilakukan melalui angket, wawancara, dan observasi dan analisis hasilnya.
  9. Final product revision, yaitu melakukan perbaikan akhir terhadap model yang dikembangkan guna menghasilkan produk akhir (final);
  10. Dissemination and implementation, penyebarluasan produk/model yang dikembangkan kepada khalayak/masyarakat luas, terutama dalam pendidikan.

DAFTAR PUSTAKA

Kurniawan Ade, Masjuddin. 2017. Pengembangan Buku Ajar Microteaching Berbasis Praktik untuk Meningkatkan Keterampilan Mengajar Calon Guru. Prosiding Seminar Nasional Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia. ISSN: 2598-1978.

Abady Risky. 2016. 8 Pegertian Penelitian dan Pengembangan Menurut Para Ahli. Https://Satujam.Com/Penelitian-dan-Pengembangan/. Diakses pada 16 April 2018.

Haryati Sry. 2012. Research And Development (R&D) Sebagai Salah Satu Model Penelitian Dalam Bidang Pendidikan. Jurnal Research And Development (R&D) Vol. 37 No.1.

 

Show More

Related Articles

1 thought on “Penelitian dan Pengembangan (Research and development)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close