Artikel

Penelitian Kebijakan

.

PENELITIAN KEBIJAKAN

Terdapat beragam jenis metode penelitian yang dapat digunakan dalam melakukan penelitian. Salah satu metode penelitian adalah jenis metode penelitian kebijakan. Penelitian kebijakan bermanfaat untuk merumuskan, mengevaluasi, memperbaiki dan meningkatkan kualitas kebijakan baik yang sedang berjalan maupun yang sudah berjalan, serta mengukur dampak yang ditimbulkan dari kebijakan yang ada baik melalui pendekatan kualitatif maupun pendekatan kuantitatif.

Pengertian Penelitian kebijakan

Menurut Putra (2012) Penelitian Kebijakan adalah penelitian yang dapat dilakukan apabila sedang diimplementasikan atau pun sudah diimplementasikan. Apabila sedang diimplementasikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas, efektivitas, dan efesiensi dari kebijakan tersebut, sedangkan apabila penelitian kebijakan itu dilakukan pada saat kebijakan itu sudah selesai diterapkan atau diimplementasikan bertujuan untuk menilai kebijakan tersebut secara menyeluruh.

Ciri-ciri Penelitian Kebijakan

  1. Penelitian kebijakan memerlukan pemikiran yang intensif, kerja keras, dan kapasitas dalam merumuskan masalah dan kerangka masalah kebijakan yang jelas, terbatas ataupun terfokus.
  2. Bersifat aplikatif-praktis karena penelitian ini lebih mendahulukan tindakan nyata dalam menciptakan perubahan menuju ke arah yang lebih baik.
  3. Lebih terfokus pada tindakan–tindakan yang nyata sebagai usaha untuk menemukan solusi terhadap masalah-masalah fundamental (masalah yang benar-benar ada, dihadapi dan dirasakan dalam kehidupan sosial).
  4. Penelitian kebijakan harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan akurat, karena permasalahan yang timbul dalam masyarakat memerlukan solusi yang cepat atau segera ditangani.
  5. Dalam penelitian ini terdapat banyak keberagaman seperti deskriptif, analisis, hubungan kausal, dan eksplanasi. Sehingga penelitian kebijakan juga bisa menggunakan berbagai pendekatan, jenis atau strategi penelitian.

Hal-hal penting

Menurut Nugroho,(2011) bahwa terdapat beberapa hal penting terkait dengan penelitian kebijakan sebagai berikut;

  1. Penelitian kebijakan adalah kajian penting dalam ilmu sosial. Sebagai bagian dari ilmu sosial, penelitian kebijakan diharapakan dapat membatu dalam merekomendasikan kebijakan yang lebih berkualitas, efisien dan lebih efektif dari kebijakan sebelumnya, serta memiliki pengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sehingga penelitian tersebut dapat bermakna dan aplikatif.
  2. Kepustakaan mengenai penelitian kebijakan masih terbatas dan sangat jarang dilakukan. Kelangkaan kepustakaan terkait dengan fakta bahwa dalam penelitian kebijakan berkembang banyak pendekatan dan metode analisis dan evaluasi kebijakan
  3. Sebagian besar kaum akademisi tidak dapat membedakan antara analisis kebijakan dan penelitian kebijakan.

Beberapa acuan yang harus diperhatikan dalam melakukan penelitian  kebijakan  yaitu

  1. Bagaimana menempatkan kawasan atau bidang penelitian kebijakan. Berfokus pada pembedaan penelitian apakah penelitiannya untuk kebijakan atau penelitian tentang kebijakan. untuk kebijakan lebih bersifat layanan kebijakan untuk memberikan masukan, evidensi data, pertimbangan, dasar konseptual-teoritis, deskripsi konteks yang lebih lengkap serta rinci yang membantu dalam merumuskan, menyempurnakan, dan mengimplementasikan kebijakan.
  2. Bagaimana seorang peneliti memposisikan dirinya sebagai orang luar atau sebagai orang dalam, apakah seorang peneliti itu adalah seorang praktisi atau seorang peneliti kebijakan yang profesional dalam melakukan penelitian.
  3. Apa yang menjadi fokus investigasinya, proses perumusan atau pembuatan kebijakan, apakah diseminasi, implementasi atau dampak kebijakan.
  4. Apakah penelitian tesebut dilakukan dalam ruang lingkup global, makro, atau mikro

Langkah-langkah Penelitian Kebijakan

Menurut putra dalam Dukeshire dan Thurlow, (2012) langkah-langkah penelitian kebijakan yakni;

  1. Melakukan identifikasi terhadap isu-isu kebijakan utama dan berbagai kemungkinan.
  2. Merumuskan masalah
  3. Menyusun rencana aksi terhadap pengimplementasian kebijakan
  4. Melakukan mentoring dan evaluasi

Berdasarkan funsinya penelitian kebijakan dibagi atas dua jenis  atau kategori yaitu;

  1. Penelitian untuk kebijakan berfungsi sebagai pemberi layanan dalam bentuk evindensi, masukan yang bersifat verifikasi-afirmatif sebagai penyempurnaan untuk seluruh  tahapan dalam proses penelitian kebijakan dan dapat digunakan di setiap tahap  atau unsur kebikakan serta terhadap seluruhh unsur  tahapan kebijakan secara sekaligus.
  2. Penelitian tentang kebijkan berfungsi untuk memberikan kritik berupa perspektif alternatif bersifat falsifikasi  atau kritik-konstruktif  terhada peningkatan kualitas kebijakan melalui  perumusan kebijakan maupun unsut kebijakan  secara sekaligus.

 

Daftar Pustaka

Putra Nusa dan Hendarmawan. 2012.Metodologi Penelitian Kebijakan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Nugroho, Riant. 2011. Publik Policy. Jakarta: Gramedia

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close