Artikel

Penelitian Eksperimen Semu

Rancangan Eksperimen Semu

Penelitian Eksperimen adalah penelitian yang bertujuan untuk meramalkan dan menjelaskan hal-hal yang terjadi atau yang akan terjadi di antara variabel-variabel tertentu melalui upaya manipulasi atau pengontrolan variabel-variabel tersebut atau hubungan diantara mereka, agar ditemukan hubungan, pengaruh, atau perbedaan salah satu atau lebih variabel (Bungin, 2005). Secara umum penelitian Eksperimen dibagi menjadi dua yaitu: eksperimen betul (true experiment) dan eksperimen tidak betul-betul tetapi hanya mirip eksperimen (Quasi Experiment Design). Perbedaan yang mendasar dari dua jenis ini adalah penelitian eksperimen betul (true experiment) mengontrol semua variabel yang dikehendakai sedangkan untuk penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment Design) peneliti tidak mampu mengontrol semua variabel yang mampu mempengaruhi.

Khusus pada artikel ini akan dijelaskan mengenai Rancangan eksperimen Semu (quasi eksperimen). Rancangan eksperimen Semu (quasi eksperimen) adalah rancangan penelitian Eksperimen yang dilakukan pada kondisi yang tidak memungkinkan mengontrol atau memanipulasikan semua variabel yang relevan (Danim, 2013).  Oleh karena itu rancangan eksperimen ini sering dianggap sebagai eksperimen yang tidak sebenarnya. Menurut Yusuf (2014) Rancangan Penelitian  eksperimen semu (Quasi Experiment Design) ada tiga rancangan yang sering digunakan yaitu:

  1. The Time Series Experiment

Pada rancangan ini dilakukan beberapa kali proses observasi atau pemberian test terhadap subjek sebelum dilakukan pemberian perlakuan untuk dapat mengetahui kecenderungan kelompok. Setelah itu dikaukan pemberian perlakuan. Sesudah diberikan perlakuan maka dilanjutkan dengan observasi kembali sebanyak beberapa kali, dengan menggunakan instrumen yang sama. Jarak waktu observasi pertama ke waktu selanjutnya harus memiliki jarak yang sama. Secara diagram Rancangan Penelitian ini sebagai berikut:

OOOOX OOOO8

 

Keterangan:

X   = Perlakuan

O1, O2, O3, O4, O5, O6, O7, dan O8 = test

 

  1. The Non-Equivalent Group Design

Rancangan ini menggunakan pretest sebelum perlakuan untuk kelompok eksperimen dan kelompok  kontrolnya (O1, O3 ), hasil pretest akan menjadi dasar penentuan perubahan. Selain itu, dapat pula meminimalkan atau mengurangi kecondongan seleksi. Pemberian posttest  pada akhir kegiatan akan dapat menunjukkan seberapa jauh akibat perlakun (X). hal tersebut bertujuan untuk melihat perbedaan  skor sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Untuk menentukan perbedaannya dilakukan proses O2 – O1, sedangkan untuk kelompok control O4 – O3. Perbedaan O2 dan O4 akan memberikan gambaran lebih baik akibat perlakuan X, setelah memperhitungkan selisih O3 dan O1.

Gambar rancangan secara diagram:

E     O1 ————–X————– O2

K     O3 ————– – ————– O4

Keterangan:

X  = Perlakuan

O1, O2, O3, dan O4    = test (O1, dan Osebagai pretest  dan O2, dan O4 sebagai post test)

  1. The Equivalent Time Series Samples Design

Rancangan The Equivalent Time Series Samples Design hamper sama dengan the time series design, yang membedakan adalah perlakuannya tidk hanya diperkenalkan tidak hanya satu kali, tetapi berulangkali yang diselingi adanya periode yang tidak diberikan perlakuan. Gambar rancangan secara diagram sebagai berikut:

X1 O1  —  X0 O2 — X1 O3 – X0 O4

Keterangan:

X0    = tidak ada perlakuan

X1    = ada perlakuan

O1, O2, O3, dan O4 adalah observasi pada t1, t2, t3, dan t4

 

Referensi:

Danim, Sudarwan. 2003. Sejarah dan Metodologi. Jakarta: EGC.

Yusuf, A. Muri. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Bungin, M. Burhan. 2005. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana.

Show More

Related Articles

2 thoughts on “Penelitian Eksperimen Semu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close