Artikel

Penelitian Dasar dan Terapan

Penelitian Dasar dan Terapan

Penelitian-penelitian yang dilakukan baik di bidang sosial, pendidikan dan bidang lainnya. Secara garis besar berdasarkan tujuannya dibedakan menjadi dua yaitu penelitian dasar (basic research)  dan penelitian Terapan (applied research). Mari kita mempelajari lebih lanjut mengenai penelitian  tersebut

A. Penelitian Dasar

Penelitian dasar (basic research) disebut juga penelitian murni (pure research) atau penelitian pokok (fundamental  research) adalah penelitian yang diperuntukan bagi pengembangan  suatu  ilmu pengetahuan  serta diarahkan pada pengembangan teori-teori yang ada atau menemukan teori baru. Peneliti yang melakukan penelitian  dasar memiliki  tujuan mengembangkan ilmu pengetahuan tanpa memikirkan pemanfaatan  secara langsung dari  hasil penelitian tersebut. Penelitian  dasar  justru memberikan sumbangan besar terhadap pengembangan  serta  pengujian teori-teori  yang akan mendasari penelitian terapan.  Penelitian dasar  lebih diarahkan untuk mengetahui, menjelaskan, dan memprediksikan fenomena-fenomena alam dan sosial. Hasil penelitian dasar mungkin belum mapu mengatasi secara langsung masalah namun dapat menajadikannya lebih baik (Dharma, 2008). Tujuan penelitian dasar adalah  untuk menambah pengetahun ilmiah dan hukum-hukum dalam kehidupan .

Penelitian dasar dapat digeneralisisakan karena bersifat abstak dan umum. Penelitian dasar tidak secara langsung menyelesaikan masalah praktis melainkan dijadikan sebagai dasar dalam menyelesaikan masalah-masalah praktis. Dengan kata lain, hasil penelitian dasar dapat mempengaruhi kehidupan praktis.  Contoh penelitian dasar yang terkait erat dengan bidang pendidikan misalnya penelitian tentang faktor-faktor yang  mempengaruhi kecerdasan manusia terhadap hasil belajar. Hasil penelitian tersebut dapat dijadikan referensi dalam mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses pembelajaran

B. Penelitian Terapan

Penelitian terapan dilakukan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan. Penelitian terapan hasilnya tidaklah untuk dipertahankan didepan pakar ataupun disimpan dalam perpustakaan melainkan harus diuji di dalam kenyataan yaitu impelementasinya harusnya dapat  menyelesaikan masalah yang dihadapi. Tingkst kecermatan tidak boleh mempengaruhi pelaksanaan penelitan menjadi lamban karena banyak masalah yang membutuhkan penanganan secepatnya.

Penelitian terapan dilakukan karena manusia membutuhkan solusi dari sebuah masalah yang dihadapi dimana adanya ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan yang terdapat dalam kondisi yang dihadapinya. Tanpa kebutuhan tersebut maka penelitian terapan tidak banyak manfaatnya karena kondisi sekarang banyak hal yang perlu disempurnakan agar kehidupan menjadi lebih baik.

Ciri-ciri penelitian terapan pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan ciri-ciri didlam metodologi penelitian. Ciri-ciri yang dimaksud sebagai berikut :

  1. Penelitian terapan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menmukan kebenaran objektif. Data sebagai bukti ilmiah sebagai pendukung kebenaran hasil penelitian terapan adalah data yang berasal dari sumber pertama (primer) agar terjamin keasliannya dan ketepatannya agar dapat dipercaya
  2. Penelitian terapan harus menggunakan metode yang tepat. Metode yang digunakan haruslah sesuai dengan prosedur kerja yang diikuti dengan ketelitian agar menghasilkan kebenaran yang dipertanggungjawabkan.
  3. Penelitian terapan perlu menggunakan teori-teori atapun pengalaman bersifat terpakai karena teori dan pengalaman tersebut tidak hanya digunakan dalam penyusunan kerangka teori tetapi juga dalam menyusun kesimpulan dan hasil yang dikaitkan dengan data yang telah dikumpul.
  4. Penelitian Terapan menggunakan data yang dikumpulkan secara lengkap dan objektif. Data yang dikumpulkan harus mengcover semua hal yang berhubungan dengan masalah. Peneliti tidak boleh berat sebelah dalam pengumpulan data dimana hanya menghimpun data yang mendukung ataupun sebaliknya karena berdampak pada hasil kebenaran yang tidak objektif
  5. Penelitian terapan tidak hanya menyajikan data tetapi juga dengan pengolahan data baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pengolahan data menjadi jaminan dari kesimpulan yang akan digunakan dalam menyelesaikan masalah.
  6. Penelitian terapan dilaporkan secara jelas, sistematis dan objektif agar mudah dipahami pembaca sehingga dapat bermanfaat.
  7. Penelitian terapan biasanya memfokuskan masalah pada gejala alam atau gejala social dengan berbagai kekurangan ataupun kelemahan yang merugikan manusia bilamana dibiarkan saja. Untuk mencegah kondisi tersebut perlu penanganan yang tepat sehingga penelitian terapan lebih menitikberatkan pada asas kebermanfaatnnya di kehidupan nyata.

C. Jenis Penelitian Terapan

Dari uraian-uraian diatas bahwa penelitan terapan merupakan bagian dari metodologi penelitian sehingga erat kaitannya dengan jenis penelitian lain yang saling berintegrasi antara satu dengan yang lainnya. Hal tersebut berarti penelitian terapan dapat berfungsi sesusai dengan jenis penelitian yang diintegrasikan dengannya. Jenis penelitian tersebut adalah:

  1. Penelitian Terapan sebagai penelitan eksploratif
  2. Penelitian Terapan sebagai Penelitian Verifikatif
  3. Penelitan Terapan sebagai Penelitian Pengembangan
  4. Penelitan Terapan sebagai Penelitian Laboratorium
  5. Penelitan Terapan sebagai Penelitian Kepustakaan
  6. Penelitan Terapan sebagai Penelitian Lapangan
  7. Penelitan Terapan sebagai Penelitiadeksriptif
  8. Penelitan Terapan sebagai Penelitian Inferensial

D. Tugas penelitian terapan adalah sebagai berikut

  1. Setiap Penelitian terapan seharusnya dapat mendeksripsikan dan menjelaskan kondisi masalah yang terjadi tanpa mengetahui masalah yang terjadi secara mendalam maka akan sulit dalam merumuskan kesimpulan dan menyusun implementasi nya sebagai saran dalam menyelesaikan masalah. Tidak hanya memaparkann gejalanya tetapi juga dilengkapi dengan data yang relevan dan objektif
  2. Tugas Prediktif, Peneliti terapan harus mampu melakukan prediksi mengenai masalah yang akan diungkapnya. Menganalisa masalah untuk menghasilkan sebuah prediksi yang baik perlu adanya data yang objektif bukan hanya data sekarang namun perlu data masa lalu untuk memperkuat prediksi.
  3. Tugas Kontrol,Tugas penelitian terapan harus dilanjutkan dengan merumuskan kesimpulan, implementasi dan cara untuk mengendalikan gejala-gejala agar sesuai dengan kejadian yang diahrapkan. Penelitian terapan perlu diadakan pengontrolan agar hasil dari kesimpulan penelitian dapat mengatasi masalah yang dihadapai dapat teratasi

E. Masalah dalam penelitian terapan

Penelitian terapan hanya layak  digunakan pada masalah yang realistis yang berate benar-benar ada dalam kehidupan masyarakat dan perlu selesalikan. Peneliti harus selektif dalam memilih masalah yang penting untuk diselesaikan. Ada masalahyang  dapat diatasi menggunakan satu disiplin ilmu tetapi banyak juga masalah yang harus diselesaikan secara multidisipliner. Beberapa kriteria pemlihan masalah sebagai berikut :

  1. Masalah penelitian terapan harus sesuatu yag berguna untuk diselesaikan. Kegunaan itu berarti hasilnya harus bermanfaat dalam menunjang aktivitas kehidupan manusia sehari-hari artinya manfaatnya memiliki nilai nilai praktis baik bagi penelit maupun orang lain.
  2. Masalah penelitian terapan bersifat konkret sesuai dengan realita kehidupan, artinya penelitian terapan dapat diimpelemntasikan dalam kehidupan nyata bukan pada ranah imajinasi yang sulit dilaksanakan.
  3. Keselarasan antara pengetahuan peneliti dengan masalah yang akan dihadapi menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan masalah yang akan diteliti agar dapat diselesaikan secara tuntas dan tepat serta tidak mengada ada/menimbulkan masalah akibat ketidakpahaman mengenai masalahnya.
  4. Masalah harus menarik dan penting untuk diteliti agar peneliti dapat termotivasi dalam menyelesaikan masalah tersebut. Masalah yang dipilih biasanya yang penting dan mendesak untuk diselesaikan.
  5. Masalah untuk penelitian terapan harusnya menghasilkan sesuatu yang baru minimal di lingkungan yang di selidiki karena terkadang terdapat beberapa masalah yang sama di tempat yang berbeda oleh karena itu biasanya membutuhkan penanganan yang berbeda pula agar masalah yang dihadapi dapat ditangani dengan baik dan tepat
  6. Masalah dalam penelitian terapa tidak boleh terlalu luas dan terlalu sempit karena hasil kesimpulannya hanya berlaku diwilayah yang diselidiki dan jangka waktu tertentu
  7. Masalah dalam penelitian terapan dapat dikumpulkan datanya secara objektif, lengkap dan tepat

 

Daftar Pustaka

Dharma, Surya. 2008. Pendekatan, Jenis, dan Metode Penelitian Pendidikan.  Jakarta: Dirjen PMPTK.

Nawawi, Hadari dan Martini, Mimi. 1996. Penelitian Terapan. Yogyakarta: Gajha Madha University Pers.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close