Call us on 0823-9388-3833

Home » Berita » Mahasiswa UNM bakal meneliti remaja yang bermain Mobile Legend

Mahasiswa UNM bakal meneliti remaja yang bermain Mobile Legend

seminar proposal penelitian1

tim peneliti peserta PMP-OMK XXI sedang memaparkan proposal penelitian mereka

Salah satu kelompok yang telah mengikuti Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) yang ke-21 di STIE Amkop  bakal meneliti tentang Mobile Legend.

Ketua Kelompok, Irnawati, mengungkapkan, bahwa Fenomena game mobile legend sebagai gaya hidup di Indonesia saat ini cukup mencengangkan diminati dari kalangan anak anak hingga dewasa.

Game online diminati sebanyak 70% usia 13-17 tahun, karena game ini prkatis, memiliki pilihan hero yang unik  dan bisa bermain rame-rame lanjut dia, dalam hal ini adalah remaja awal sebagai pemain game online terkhusus game Mobile Legends.

“Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa.  Dimana masa ini adalah masa pencarian, keingintahuan, serta ajang ikut ikutan dan coba-coba untuk mengetahui suatu hal untuk mengetahui suatu pola yang cocok untuk mengapresikan jati diri. Termasuk jika ada tren-tren terbaru seperti game online maka akan ada tantangan tersendiri bagi remaja untuk ikut melibatkan diri demi sebuah keeksistensian dalam tren dan terkadang tidak mempertimbangkan dampak yang akan mereka dapatkan. Salah satu dampaknya adalah gangguan perilaku, itulah kenapa kami ingin meneliti mengenai  pengaruh kecanduan game mobile legend terhadap tingkat agresifitas siswa di SMP Negeri 25 Makassar, serunya
Sementara itu, Mentor kelompok ini, Humairah mengatakan, mereka telah melakukan observasi di SMP Negeri 25 Makassar yang telah mengadakan Lomba Mobile Legends yang diikiuti oleh setiap perwakilan kelas dari 33 kelas. Dengan total jumlah peserta sebanyak 165 orang peserta, dan berdasarkan hasil wawancara awal di SMP 25 Makassar yaitu pada  salah satu guru selaku Pembina OSIS, mengatakan bahwa kebanyakan siswa yang sedang memainkan game Mobile Legends cenderung melakukan tindakan pukulan meja dan bahkan sampai mengeluarkan kata-kata yang tidak wajar.

Related Post

LPM Penalaran UNM Kukuhkan 63 Anggota Baru 63 Anggota Baru LPM Penalaran UNMKegiatan Pelatihan Metodologi Penelitian dan Orientasi Manajemen Keorganisasian (PMP-OMK ) XXI telah sampai pada...
Seleksi PMP-OMK XXI LPM Penalaran UNM Masuk Tahap ... Peserta OMK XXISetelah tiga bulan melewati serangkaian tahapan PMP-OMK XXI, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Pena...
Seminar Hasil Penelitian Peserta PMP-OMK XXI LPM P... Tim peneliti menyeminar hasilkan penelitiannyaSebanyak 63 peserta dari 14 Tim berhasil menyeminar hasilkan penelitian nya pada hari sabtu, 21 Apr...
Peserta PMP XXI Ciptakan APLUS pada Fakultas Tekni... Salah satu kelompok yang telah mengikuti Pelatihan Metodologi Penelitian (PMP) yang ke-21 di STIE Amkop  menciptakan aplikasi untuk memperkenalkan...