Call us on 0823-9388-3833

Home » Artikel » KESETARAAN GENDER PEREMPUAN BUKAN MAKHLUK KELAS DUA

KESETARAAN GENDER PEREMPUAN BUKAN MAKHLUK KELAS DUA

 

Gender tekadang menjadi suatu hal yang menarik untuk diperbincangkan. Apalagi ketika membahas mengenai kesetaraan gender antara Pria dan Wanita. Terkadang sifat patriarki para Pria muncul jika disinggung mengenai gender. Menurut  Sugihastuti (2007) Gender adalah suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksikan secara sosial maupun kultural. Salah satu teori yang membahas mengenai gender adalah teori feminisme yang menurut Sugihastuti dan Suharto (2002) merupakan  persamaan antara laki-laki dan perempuan di bidang politik, ekonomi, sosial atau kegiatan terorganisasi yang memperjuangkan hak-hak serta kepentingan perempuan, namun para lelaki yang tergolong patriarki menyebut dirinya yang paling tinggi dan wanita hanyalah makhluk kelas dua  yang  ranah kerjanya hanya di dapur dan mengurus anak. Hal ini tentu saja menuai berbagai polemik.

Permasalahan gender telah di perbincangkan bukan hanya dalam dunia nyata, juga dalam buku karangan Kartini dan Armin Pane (2005) dengan judul  habis gelap terbitlah terang yang merupakan buku kumpulan surat kartini yang menceritakan tentang kehidupan perempuan, dalam bukunya Kartini telah mengobarkan semangat perjuangan emasipasi, perjuangan memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum seperti saat ini. Buku lainnya Selendang Kuning: cerita kepahlawanan Cut Nyak Dien dari Aceh (1985) yang menceritakan tentang betaapa gigihnya Cut Nyak Dien memperjuangkan kaummya dan warga Aceh dalam perang Aceh 1873.  Cut Nyak Dien Perempuan tangguh yang bergelar Ratu Aceh ini kemudian menempati garis depan perjuangan bersama suaminya hingga akhir hayat suaminya, beliau tak gentar untuk melawan penjajah. Hal ini telah menjadi bukti bahwa sejak 1873 yang lalu wanita telah berusaha mensejajarkan dirinya dengan pria. Para wanita telah bersaha keluar dari kungkungan kegelapan dan keterbelakangan pendidikan, hingga tak lagi dapat ditindas dan diperlakukan semenamena.

Meninggalkan karya sastra dengan budaya patriarkinya, kesetaraan gender dimasa modern ini juga telah terlihat. Telah banyak kartini muda yang berhasil mensejajarkan dirinya dengan kaum pria, bahkan melebihi kaum pria. Salah satunya Megawati Soekarno Putri, Presien Indonesia ke-4 yang menjabat pada tahun 2004, putri proklamator ini sempat menjadi orang nomor  satu di Indonesia dan membawahi semua pria termasuk suaminya. Srimulyani Mentri keuangan (2005)  juga pernah menjabat sebagai direktur eksekutif IMF mewakili 12 negara Asia Tenggara, para pendidik guru besar dan profesor bahkan di kalangan militer tak jarang kita temukan wanita. Hal itu jika ditilik dari sisi wanita. Coba kita tilik dari sisi pria, telah banyak kita temukan saat ini para pria yang bertugas di dapur bahkan lebih hebat dari wanita, para pria yang bekerja di tempat pemotongan rambut, loundry atau tempat pencucian baju. Dari sekian banyak fenomena yang terjadi, gender saat ini bukanlah menjadi penghalang untuk kemajuan.

Daftar Rujukan

Kartini dan Arjmin Pane. 2005. Habis Gelap Terbitlah Terang. Balai Pustaka. Jakarta

Pustaka Pelajar.

Sugihastuti. 2000. Wanita di Mata Wanita. Bandung: Nuansa. http://eprints.ums.ac.id/4472/1/A310050141.pdf

Sugihastuti dan Suharto. 2002. Kritik Sastra Feminis: Teori dan Aplikasinya. Yogyakarta

http://eprints.ums.ac.id/19567/21/Naskah_Publikasi.pdf diakses pada tanggal 18/02/2017

Soetarno. 1985. Selendang Kuning: Cerita Kepahlawan Cut Nyak Dien dari Aceh. Tiga Serangkai.

www.tokohindonesia.com.article diakses pada tanggal 18 Februari 2017.

Related Post

RANCANGAN PENELITIAN EKSPERIMEN SUNGGUHAN Rancangan penelitian eksperimen sungguhan  (True experiment design) merupakan rancangan penelitian eksperimental yang meneliti tentang kemungkinan seb...
Kriteria Penyusunan Hipostesis Penelitian Kriteria Penyusunan Hipotesis PenelitianDalam sebuah penelitian hal yang perlu dilakukan setelah kerangka berpikir adalah penyusunan hipotesis pen...
Penelitian Pre Eksperimen Penelitian Pre-EksperimenPenelitian pre-eksperimen atau pre-experimental designs merupakan rancangan penelitian yang belum dikategorikan sebagai e...
Penelitian Expo-Facto PENELITIAN EXPOST FACTO A. Pengertian Expost Facto Secara harfiah, expost facto berarti “sesudah fakta” karena sebab yang akan diteliti telah mempen...