Artikel

Faktor-faktor penentu dalam memilih teknik analisis

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Teknik Analisis

Proses penelitian merupakan proses yang sistematis yang terdiri dari beberapa tahapan. Salah satu tahap penting dalam proses penelitian adalah teknik analisis. Setiap peneliti patut mempertimbangkan teknik analisis yang akan digunakan berdasarkan karakteristik tiap formula. Terdapat banyak teknik statistik yang dapat digunakan, namun setiap teknik analisis memiliki keterbatasan tersendiri bergantung pada data yang telah dikumpulkan. Data yang telah dikumpulkan akan diolah dan disajikan untuk membantu peneliti menjawab permasalahan yang ditelitinya

Pengolahan dan analsis data berkaitan dengan kegiatan sebelumnya, kerangka yang benar dengan teknik pengumpulan data yang valid dan reliable akan menjadi rusak apabila diolah dan dianalisis secara tidak benar. Kesulitan yang ditemukan dalam proses analisis data adalah dalam memilih teknik analisis yang paling tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang diteliti. Ketepatan ini berkaitan dengan jenis permasalahan, teknik pengukuran data, sampel yang dikumpulkan serta faktor-faktor lainnya.

Terdapat dua paradigm penelitian, yakni kuantitatif (scientific paradigm) dan kualitatif ( naturalistic paradigm). Pada penelitian kuantitatif untuk menguji suatu hipotesis teknik analisis yang digunakan dipengaruhi oleh dua faktor yaitu jenis data penelitian dan bentuk hipotesisnya. Salah satu jenis penelitian yaitu penelitian eksplantif memiliki tiga jenis hipotesis yaitu hipotesis deskriptif, komparatif dan asosiasi. Pada pengujian hipotesis komparatif ada dua jenis teknik yaitu teknik untuk dua kelompok dan teknik untuk lebih dari dua. Kelebihan teknik analisis ini karena memiliki gaya generalisasi yang tinggi dimana pengambilan sampel representatif dan ramdom. Teknik analisis yang biasa digunakan adalah t-test, independent sample t-test, one way anova, two way anova, korelasi product moment, korelasi parsial dan korelasi berganda .

Terdapat empat faktor yang dapat dipertimbangkan dalam memilih teknik analisis.

  1. Karakteristik Problem Atau Permasalahan Penelitian

Ditinjau dari jenisnya, permasalahan penelitian dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok besar, yaitu deskriptif (menggambarkan fenomena tertentu), korelatif (menghubungkan dua variabel atau lebih) dan komparatif (membandingkan dua variabel atau lebih). Setiap jenis memiliki teknik analisis yang berbeda bergantung pada faktor data, cuplikan dan variabelnya. Penelitian yang bersifat deskriptif pada umumnya memerlukan pemerian suatu data untuk suatu variabel berupa mean, median, modus, simpangan baku, varian, range dan sejenisnya. Dari pemerian di atas mean yang paling banyak digunakan, namun pemilihan teknik ini perlu pertimbangan secara cermat. Satu hal yang harus dicermati adalah distibusi datanya. Jika data terdistribusi normal mean cocok digunakan.

  1. Karakteristik Data Penelitian

Secara umum, data dapat dikelompokkan menjadi diskrit (data pilah) dan kontinus (data menerus). Data juga dikelompokkan berdasarkan sifatnya yaitu data kuantitatif dan data kualitatif, sumbernya yaitu data primer dan sekunder dan berdasarkan waktu pengumpulannya yaitu data berkala dan data cross section. Pemilihan teknik analsisi harus mempertimbangkan jenis data yang telah dikumpulkan agar dapat memberikan penjelasan lebih risnci terhadap masalah yang diamati.

  1. Karakteristik Sampel Penelitian

Terdapat beberapa aturan teknik sampel sehingga, pemilihan teknik sampel harus dilakukan secara cermat, agar sampel yang dipilih (terpilih) benar-benar representatif (dapat mewakili karakter populasi). Teknik analisis kuantitatif yang mengacu pada sampel dalam statistik dikenal sebagai statistik parametrik sedangkan untuk teknik analisis non parametrik merupakan alat alternatif ketika peneliti tidak dapat menggunakan analisis parametrik.

  1. Karakteristik Hubungan Dan Banyaknya Variabel

Secara umum, penelitian yang sifatnya asosiatif korelasional berusaha mencarai sifat dan besarnya hubungan antarvariabel. Penelitian. Teknik yang digunakan berbeda dengan teknik untuk lebih dari dua variabel, untuk itu secara teoritik harus ditentukan terlebih dahulu sifat dari hubungan tersebut, kemudian dapat memilih teknik analisis yang sesuai. Oleh karena itu, pembedaan antara penggunaan analisis regresi ganda, korelasi parsial atau analisis jalur untuk memecahkan persoalan hubungan antar beberapa variabel bergantung pada kerangka berpikir teoritik yang mendasari hipotesisnya serta level pengukuran datanya.

 

DAFTAR PUSTAKA

Qomari, Rohmad. 2009. Teknik Penelusuran Analisi Data Kuantitatif dalam Penelitian Kependidikan. Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan. Vol. 14. No.3. 1-8.

Sugiyono. 2007.Statistik Non Parametrik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2010.Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close