Call us on 0823-9388-3833

Home » Artikel » FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAWANCARA DAN JENIS WAWANCARA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAWANCARA DAN JENIS WAWANCARA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAWANCARA DAN JENIS WAWANCARA

Dalam melakukan sebuah penelitiaan khususnya penelitian dengan menggunakan metode kualitatif, tentunya salah satu instrument yang digunakan untuk mendappatkan data  adalah dengan melakukan  wawancara. Wawancara adalah suatu kegiatan verbal dengan tujian mendapatkan iformasi atau data, melalui pertukaran percakapan yang dilakukan secara langsung atau dengan tatap muka dimana peneliti mencoba mendapatkan inforasi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan dari informan (Hanafrian 2017). Dalam melakukan proses wawancara dengan informan biasanya terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dalam proses wawancara ( Warwuck-Lininger dalam Yusuf 2017) yaitu:

a. Pewawancara

Dalam melakukan wawancara dengan informan seorang peneliti harusnya telah memiliki kemampuan serta keterampilan dalam melakukan wawancara, kepercayaan diri ketika melakukan wawancara, memiliki kemampuan dalam memahami informasi yang diberikan oleh informan serta bagaimana karakteristik sosial yang dimiliki oleh pewawancara.

b.Sumber Informasi (Informan).

Peneliti harus terlebih dahulu memahami bagaimana kondisi dari informan dalam penelitiannya, misalnya saja ketika informan tersebuttidak memiliki kepercayaan diri atau tidak bisa untuk menjawab pertanyaan dari pewawancara akibat dari ketidakmampuan atau rasa malu akan berdampak pada data atau informasi yang di peroleh sebagai data dalam penelitian.

c. Materi Pertanyaan

Dalam proses wawancara peneliti pelu memperhatikan pertanyaan-pertanyaan yang akan dilontarkan kepada informan berupa tingkat kesensitifan dari pertanyaan tersebut, kemudahan terhadap pemahaman pertanyaan tersebut serta tingkat kemudahan dri informan untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan peneliti.

Pengambilan data dalam penelitian dengan metode kualitatif salah satu caranya adalah dengan melakukan wawancara terhadap informan yang berkaitan dengan penelitian tersebut. Wawancara terdiri dari beberapa jeis yaitu:

a. Wawancara terstruktur.

Adalah jenis wawancara yang mengikuti pedoman wawancara yang telah dibuat sebelumnya secara terstruktur. Dalam hal ini, pewawancara hanya pelu membacakan pertanyaan-pertanyaan yang telah dibuat berdasarkan indikator pada variabel penelitian.

b. Wawancara tidak terstruktur.

Adalah jenis wawancara dimana pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan dengan ke pada informan sudah di sediakan sejak awal oleh peneliti namun ketika peneliti memberikan pertanyaan kepada informannya, ia tidak perlu membacakan pertannyaan tersebut secara berurutan.

c. Wawancara bebas.

Adalah jenis wawancara yang dilakukan tanpa adanya pedoman wawancara yang disiapkan oleh peneliti terlebih dahulu artinya ketika telah berada di lapangan peneliti tidak memiliki pedoman wawancara yang akan dibacakan namun pertanyaan yang diajukan bersifat alamiah.

DAFTAR PUSTAKA

Hanafrian, H, R. 2017. Tinjauan Strategi Segmentasi, Targeting, Positioning (Stp) Pada Pt Soka Cipta Niaga. e-Proceeding of Applied Science. 3 (2) hal 341

Yusuf, M. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan Penelitian Gabungan. Pt Fajar Interprataman Mandiri. Jakarta.

 

Related Post

Penelitian Deskriptif Kuantitatif Apa itu Deskriptif Kuantitatif? Deskriptif dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti bersifat deskriptif, atau bersifat menggambarkan apa adanya. P...
Uji Linearitas Uji Linearitas Uji Linearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dua variable mempunyai hubungan yang linear atau tidak secara signifikan.Pengujian in...
PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF Penelitian causal comperative atau causal comperative research adalah salah satu dari jenis penlitian kuantitatif. Pene...
Instrumen Penelitian Kuantitatif Penelitian dapat diartikan sebagai suatu proses penyelidikan secara sistematis yang ditujukan pada penyediaan  informasi untuk menyelesaikan masalah. ...