Artikel

ANTARA PENELITIAN DI INDONESIA DAN US (United States)

Oleh : Misnariah Idrus

Setiap orang telah mengenal LPM Penalaran karena banyaknya prestasi yang berhasil diraih baik di wilayahprovinsi maupun nasional. Tapi, siapa yang menduga bahwa orang-orang yang ada di dalamnya ternyata belum puas jika hanya menguasai penelitian berdasarkan metode di negara mereka sendiri. Mereka ingin mengetahui lebih jauh bagaimana orang-orang melakukan penelitian di luar Indonesia, khususnya US, sebuah negara yang terkenal karena perkembangan pendidikan dan teknologinya yang sangat maju. Sangat beruntung mereka, seorang dosen asing bersedia untuk membagi pengetahuan dan pengalamannya dalam penelitian sesuai apa yang dilakukan orang-orang di negaranya. Beliau adalah Mr. mark Nicodemus, dosen US yang saat ini mengajar di Fakultas Bahasa dan Sastra UNM. Tepat pukul 16.00 WITA pada tanggal 6 April 2011, sebuah pertemuan yang diikuti oleh 15 peserta dibuka oleh Hilman Wirawan, mahasiswa senior LPM Penalaran yang memiliki kapasitas berbahasa Inggris sangat baik karena pengalamannya mengikuti pertukaran pelajar di Amerika Serikat saat masih duduk di bangku SMA. Mr. Mark Nicodemus yang bertindak sebagai pemateri memulai materinya dengan mengajak para peserta untuk membagi apa-apa saja yang pernah mereka lakukan di dalam bidang penelitian. Hilman Wirawan yang tadi disebut bertindak sebagai moderator membagi pengalamannya ketika melakukan penelitian yang berjudul “Terapi Menulis sebagai Upaya untuk Mengurangi Stress pada Siswa Pesantren”. Setelah itu Ainun Najib Alfatih menunjukkan penelitiannya yang berjudul “Eksistensi Pattude Setelah Pembangunan Center Point of Indonesia”. Setelah itu dilanjutkan oleh Misnariah Idrus dengan penelitiannya yang berjudul “Persepsi mahasiswa ICP UNM terhadap BHP” dan Wawan Kurniawan dengan penelitiannya “Herbisida Alternatif dari Fermentasi Kakao”. Hal ini dapat dikatakan luar biasa karena mereka telah mampu menjelaskan dan menguraikan penelitian yang telah dibuatnya secara jelas dan fasih. Penelitian yang dilakukan di US sama saja di Indonesia, termasuk prosedur dan penulisan laporannya. Apabila kita mengenal “Judul” di Indonesia, dikenal juga “Title” di US. Berikut struktur karya tulis di US.

  1. Abstrak
  2. Kata Pengantar
  3. Pendahuluan (Latar Belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Batasan Masalah).
  4. Tinjauan Pustaka
  5. Metode Penelitian (Desain Penelitian, Variabel Penelitian, Populasi dan Sampel, Instrumen Penelitian,

Teknik Pengumpulan Data, Teknik Analisa Data)

  1. Hasil Penelitian dan Pembahasan
  2. Kesimpulan dan Saran
  3. Daftar Isi

Lebih lanjut lagi beliau menjelaskan tujuan dilakukannya penelitian yaitu untuk menemukan solusi dari sebuah masalah. Karena itulah sebuah penelitian selalu diawali dengan penentuan masalah, sebuah metode yang sama sekali tidak ada bedanya dengan apa yang kita lakukan selama ini. Setelah menemukan sebuah masalah, tinggal menyusunnya saja ke dalam sebuah rumusan masalah, dan melakukan

penelitian. Data dapat diperoleh dari observasi, interview, survey, atau tes yang terdiri atas pre test dan post test. Walau bagaimanapun, yang menjadi masalah adalah bagamana menyusunyya dalam sebuah laporan. Apakah ada pilihan-pilihan kata tertentu yang harus kita gunakan. Jawabannya dapat Anda temukan di sini. Singkat kata, ikuti pertemuan berikutnya.

09 April 2011 12:34 Misnariah Idrus

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close