Artikel

analisis data peneltian kualitatif

ARTIKEL PENELITIAN

Analisis Data Penelitian Kualitatif

Analisis data penelitian kualitatif dilakukan sejak awal penelitian berupa analisis data yang telah dikumpulkan sembari melakukan pemeriksaan data secara berkelanjutan sehingga data yang diperoleh bisa menggambarkan keadaan sosial yang sedang diteliti. Secara umum, Muri Yusuf (2016) dalam bukunya yang berjudul Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan mengatakan bahwa analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, mengorganisasikan data, sintesis data, menyusun pola, memilih data yang esensial sesuai dengan penelitian yang dilakukan dan terakhir menyimpulkan serta membuat laporan penelitian.

  1. Analisis sebelum ke lapangan

Analisis data penelitian kualitatif sebelum turun langsung ke lapangan dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder seperti dokumentasi, karya, buku maupun hal lain yang berkaitan dengan fokus penelitian yang akan diteliti. Data penelitian yang telah diperoleh sebelum turun ke lapangan tidak harus menggiring peneliti setelah berada di lapangan karena fokus penelitian dapat berubah sesuai keadaan yang ditemukan peneliti di lapangan.

  1. Analisis selama dan setelah di lapangan

Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak awal penelitian. Peneliti tidak harus menunggu data terkumpul secara keseluruhan lalu dilakukan analisis data. Peneliti telah mengumpulkan data awal sebelum turun ke lapangan, menganalisis data yang telah ada dan menggali informasi secara terus menerus sampai data yang diperoleh kredibel. Terdapat beberapa model analisis data yang peneliti bisa gunakan sesuai dengan strategi penemuan data yang digunakan. Model analisis data yang bisa digunakan yaitu Model Miles dan Huberman serta Model Spradley.

  1. Analisis Data Kualitatif Metode Miles dan Huberman

Pengumpulan data dalam penelitian kualitatif bisa diperoleh dengan berbagai teknik. Cara yang dilakukan, antara lain observasi, wawancara, dokumen, catatan dan data lainnya yang lebih banyak dalam bentuk kata-kata daripada angka sehingga analisis perlu dilakukan secara interaktif dan terus menerus sampai data yang diperoleh jenuh. Terdapat tiga tahapan dalam kegiatan analisis data penelitian kualitatif yaitu reduksi data, data display dan penarikan kesimpulan atau verifikasi.

  1. Reduksi Data

Data yang diperoleh peneliti sangat banyak, baik sebelum maupun selama di lapangan. Data yang diperoleh perlu direduksi selama kegiatan penelitian berlangsung. Reduksi data merujuk pada pemilihan, pemisahan, penyederhanaan dan memfokuskan hal-hal penting. Reduksi data memerlukan kedalaman dan ketajaman wawasan terkait penelitian yang dilakukan sehingga bagi peneliti baru perlu melakukan diskusi dengan orang yang menguasai permasalahan yang diteliti karena peneliti akan memilih data yang akan diberi kode dan menentukan pola rangkuman pengembangan data yang diperoleh.

  1. Display Data (Penyajian Data)

Data yang telah direduksi selanjutnya disusun agar mudah dipahami karena data memiliki pola hubungan yang jelas. Bentuk penyajian data yang paking sering digunakan yaitu teks naratif. Hal ini akan memudahkan peneliti dalam melakukan analisis lebih mendalam dari pemahaman yang diperoleh.

  1. Penarikan Kesimpulan atau Verifikasi

Data yang telah diperoleh sebelumnya telah difokuskan pada masalah yang diteliti. Akan tetapi kesimpulan dalam penelitian kualitatif bisa menjawab rumusan masalah yang telah ditentukan atau mungkin juga tidak. Hal ini karena masalah yang ditentukan peneliti bisa berkembang setelah peneliti turun langsung ke lapangan. Selain itu, kesimpulan awal bisa diperoleh apabila proses yang dilakukan sudah benar dan data yang dianalisis telah memenuhi standar kelayakan karena data yang diperoleh masih bisa berkembang sampai data didukung oleh bukti yang valid sehingga bisa diperoleh kesimpulan yang kredibel.

  1. Analisis Data Kualitatf Metode Speardly
  2. Analisis Domain (Domain Analysis)

Teknik analisis domain digunakan untuk menggambarkan objek penelitian secara umum dan menyeluruh. Gambaran umum yang diperoleh tidak harus dibuat perincian secara detail karena hanya memahami objek penelitian secara umum atau memperoleh domain dalam data yang akan diperoleh.

  1. Analisis Taksonomi (Taxonomy Analysis)

Analisis taksonomi lebih terfokus pada suatu domain atau sub-domain yang dijelaskan lebih rinci dan umumnya berada pada rumpun yang sama. Domain yang ditetapkan harus merujuk pada permasalahan yang akan diteliti sehingga peneliti bisa melakukan analisis yang lebih banyak terhadap domain yang telah ditentukan.

  1. Analisis Komponensial (Componential Analysis)

Analisis komponensial digunakan untuk menganalisis unsur yang memiliki hubungan kontras satu sama lain dalam domain yang telah ditentukan sebelumnya. Analisis ini bisa dilakukan apabila data yang diperoleh telah maksimal berupa hasil observasi yang dilakukan secara berulang-ulang di lapangan.

  1. Analisis Tema Kultural (Discovering Cultural Themes)

Teknik analisis tema dilakukan dengan mengumpulkan berbagai tema, fokus budaya dan nilai dari budaya yang merujuk pada domain yang ditentukan sehingga terdapat hubungan secara holistik antar domain. Hal ini akan membentuk pola yang menggambarkan faktor yang paling mendominasi dan juga yang kurang mendominasi.

Daftar Pustaka:

Burhan Bungin. 2006. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Muri Yusuf, A. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenamedia Group.

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close