Artikel

Analisis data penelitian R & D (Research and Development)

Penelitian yang berjenis Research and Development merupakan suatu proses atau langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada sebelumnya. Penelitian berjenis ini umumnya berbentuk siklus dengan terlebih dahulu mencari tahu permasalahan yang membutuhkan suatu produk tertentu sebagai solusinya. Kemudian melakukan evaluasi terhadap produk yang telah ada dan melakukan pengembangan terhadap kekurangan-kekurangan produk sebelumnya dan terakhir melakukan pengujian terhadap keefektifan produk yang telah dikembangkan.

Terdapat 4 model pengembangan yang umum digunakan yaitu menurut Richey and Klein (2009), Thiagarajan (1974), Robert Maribe (2009), dan Borg & Gall (2003). Model menurut Richey and Klein (2009) yaitu Research, Design, Production, dan Evaluation (RDPE). Model menurut Thiagarajan (1974) yaitu Define, Design, Development, dan Disemination (4D). Model menurut Robert Maribe (2009) yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Dan model menurut Borg & Gall (2003) yaitu analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi produk awal, revisi produk tahap awal, uji coba produk, revisi produk, uji coba lapangan, revisi produk akhir, diseminasi dan implementasi.

Secara umum teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian Research and Development tergantung model yang digunakan dan data yang ingin dikumpulkan oleh peneliti. Teknik analisis data yang biasanya digunakan mengacu kepada teknik analisis data kuantitatif maupun kualitatif. Analisis data merupakan perhitungan terkait indikator atau pengukuran untuk mencari tau pola hubungan yang terdapat pada data yang telah dikumpulkan sebelumnya (Kothari, 2004). Analisis data khususnya untuk data survey atau experiment merupakan estimasi nilai yang tidak diketahui parameter dari populasi yang telah ditentukan sebelumnya dan mengambil kesimpulan berdasarkan pengujian hipotesis (dugaan sementara). Analisis dalam jenis penelitian research and development yang secara kuantitatif dikategorikan menjadi analisis deskriptif dan analisis inferensial atau yang biasa dikenal dengan analisis statistic. Analisis deskriptif secara luas menjelaskan terkait distribusi yang terdapat pada satu variable saja. Analisis deskriptif dapat digunakan apabila peneliti hanya ingin mendeksripsikan data sampel dan tidak ingin membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi dimana sampel diambil (Siyoto dan Ali, 2015). Analisis deskriptif juga bertujuan untuk menyajikan data profil perusahaan, individu, work groups, dan hal lainnya terkait karakteristik yang dimiliki seperti ukuran, komposisi, efisiensi, efektivitas dan lainnya. Fungsi analissi deskriptif antara lain mengklasifikasikan suatu data yang belum teratur ke dalam kelompoknya masing-masing untuk memudahkan dalam hal menginterpretasikan data tersebut bagi pihak-pihak yang membutuhkan informasi terkait. Sedangkan analisis inferensial menjelaskan tentang 2 atau lebih variable yang ada. Analisis inferensial juga bertujuan untuk menghasilkan suatu temuan yang dapat digeneralisasikan secara lebih luas ke dalam wilayah populasi (Siyoto dan Ali, 2015).  Analisis inferensial kemudian meliputi statistic parametris dan non parametris. Statistic parametris digunakan untuk menguji parameter populasi melalui statistic  atau menguji parameter populasi melalui data sampel. Penggunaan statistic parametris dan non parametris tergantung asumsi dan jenis data yang akan dianalisis.

Analisis data research and development tidak hanya secara kuantitatif biasanya juga menggunakan data kualitatif yang membutuhkan analisis yang berbeda untuk menginterpretasikan data yang telah dikumpulkannya. Analisis data kualitatif merupakan upaya yang dilakukan untuk bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah data menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskan, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain (Moleong, 2007). Siyoto dan Ali (2015) dalam bukunya menjelaskan proses analisis data kualitatif meliputi:

  1. Reduksi data

Reduksi data bertujuan untuk menyederhanakan data yang telah dikumpulkan. Reduksi data dimaksudkan berupa merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, mencari tema dan pola kemudian membuang hal-hal yang tidak perlu atau tidak berhubungan dengan penelitian,

  1. Penyajian data

Penyajian data adalah sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan.

  1. Kesimpulan atau verifikasi

Kesimpulan atau verifikasi merupakan tahap akhir dari analisis data secara kualitatif. Pada tahap ini peneliti mengutarakan kesimpulan yang ditarik berdasarkan data yang telah direduksi dan disajikan sebelumnya. Tahapan ini bertujuan untuk mencari makna data yang dikumpulkan dengan mencari hubungan, persamaan, atau perbedaan.

 

Daftar pustaka

Moleong, L.J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.

Siyoto dan Ali Sodik. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

Kothari, C. 2004. Research Methodology. New Delhi: New Age International Publishers.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close